Hay guys... Kali ini aku mau curhat. Tapi sebelum aku mau curhat, aku bertanya dulu sama kalian yang pecinta kucing. Kalian pernah gak melihat detik-detik kematian kucing kalian? atau kalian cuma pernah ngerasain saat melihat kucing kalian meninggal tapi tidak melihat tanda-tandanya?
Tapi aku yakin kok, intinya, bagi kalian yang merasa pernah ditinggal kucingnya karena sakit yang tidak tertahankan, kalian pasti sedih melihatnya. Begitulah dengan ku... :(
Tepat pada tanggal 6 Mei 2017, kucing ku yang bernama Meo, telah pergi meninggalkan dunia ini. Dan juga meninggalkanku. Hik... hik... hikk...😢 Jujur, saat detik-detik kematiannya, aku berusaha untuk tegar. Dan tidak menangis. Aku selalu tersenyum kearah Meo yang juga melihat ku dengan napas yang terengah-engah. Aku mengelusnya kepalanya dengan kasih sayang dan berharap nyawa Meo tertolong. Tapi harapan ku sia-sia saja. Tuhan telah memanggilnya. Saat ku lihat, Meo menghembuskan napas terakhirnya, aku menangis dengan keras! Aku menyayanginya. Aku menangis tersedu sedan. Ku ingat kembali masa nostalgiaku dengannya. Ketika kami main bareng. Tidur bareng. Makan bareng. Ah.... Aku menangis setiap mengingat itu. Tapi aku sadar, sekarang aku tidak bisa mengulang masa indah itu terhadap Meoku ini. Dia sudah di panggil Tuhan. Sekarang, dia gak bakalan ngerasain sakit-sakitan lagi di Bumi. Dia sudah tenang dialam Surga sana...
Aku cukup bahagia, karena Meo sempat mewarnai hari-hariku. Begitupun aku mewarnai hari-harinya. Walau sekarang Meo telah cepat meninggalkanku, aku harus mengikhlaskan kucing manisku yang mungil ini pergi meninggalkan dunia ini.
Mungkin, sobat-sobat disini pernah mengalami apa yang aku rasain. Sedih dan menangis ketika kucing yang kita sayang pergi meninggalkan kita. Yang harus kita lakukan adalah, terima apa yang terjadi dengan semestinya. Dan selalu mendoakan kucing kita. Jikalau kita pernah menangis tersedu sedan saat kucing kita meninggal, mungkin ada seseorang diantara kita--yang tidak menyukai kucing--mereka menanggap kita terlalu lebay. Atau apalah itu. Jangan dengarkan kata-kata mereka. Wajar mereka bilang begitu karena mereka tidak menyukai kucing. Mungkin bisa jadi kalau mereka yang tidak pecinta kucing, pada saat melihat kucing mati di jalan, mereka tampak biasa saja. Atau bahkan jika mereka melihat kucing yang mau minta makan pada saat kita lagi makan di warteg, mereka cuek-cuek saja bahkan menendang kucing yang malang itu...
Percayalah, jika kita menyayangi kucing dengan setulus hati, kita telah menanamkan rasa sayang di hati kita sama binatang selain manusia. Dan menanamkan rasa manusiawi dan perasaan.
Menurut aku secara pribadi, aku sangat mencintai kucing. Setiap melihat kucing mati di jalan, rasanya aku ingin menitikkan air mata. Dan jikalau aku melihat ada kucing kelaparan minta makan, aku selalu menyisikan makanan yang aku punya untuk ku berika kepada kucing yg malan itu. KADANG, aku bisa bahagia, tertawa dan tersenyum setiap aku melihat kucing. Ya, kucing itu hewan yang manis dan juga lucu. Kucing bisa membuat manusia terenyuh senang melihat wajah lucunya. Begitupun denganku.
Pesanku untuk Meo, semoga Meo tidak melupakan aku saat di surga nanti. Aku sangat menyayanginya. Love U Meo😿🙀
